Ketika Orang Berdosa, Si Pendosa dan Si Pemikir Berdosa Bertemu

Alkisah, ada orang berdosa yang sedang berkeliling disebuah perkotaan sedang memikirkan jalan keluar dari kejahatan yang telah ia lakukan. Terus ia berkeliling memikirkan hal tersebut. Hingga akhirnya ia bertemu dengan 2 sosok yaitu Si Pendosa dan Si Pemikir Berdosa. Disinilah, Orang Berdosa ini mulai bercerita tentang keadaannya dan kejahatan yang telah ia lakukan. Lalu, muncullah tanggapan dari kedua sosok tersebut. Si Pendosa pun memberikan 2 penjelasan, tanggapan yang pertama adalah kabur saja dan menghindar dari pemberi hukuman dan tanggapan yang kedua adalah serahkan diri saja ke pemberi hukuman karena bagaimana pun nanti juga tetap akan ketemu dengan Sang Pemberi Hukuman. Namun, Si Pendosa lebih cenderung memilih tanggapan nya yang kedua, karena lebih baik bertenang diri dulu dan menikmati hasil kejahatannya. Dan tanggapan dari Si Pemikir Berdosa adalah lebih baik kabur saja , nikmati saja dulu, toh nanti juga ketemu ama Sang Pemberi Hukuman. Memangnya mau langsung ketemu dengan Sang Pemberi Hukuman, tapi kita gak santai-santai dulu. Suasananya berubah menjadi hening sesaat, lalu tiba-tiba pecahlah keheningan itu oleh tawa yang begitu menggebu-gebunya dari 2 sosok tersebut. Berjalanlah kedua sosok tersebut menjauhi Orang berdosa itu dengan masih tetap tertawa terbahak-bahak. Ditengah keheningan, kembali Orang Berdosa itu berpikir. Apakah yang harus ia lakukan?

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s